Vivo X500 resmi diperkenalkan di China dengan membawa spesifikasi yang cukup tinggi untuk model standar. HP ini tidak hanya mengandalkan kamera ZEISS, tetapi juga memakai chipset baru MediaTek Dimensity 9600M, layar AMOLED 144Hz, serta baterai besar 7.500mAh.
Vivo X500 juga hadir dengan pilihan penyimpanan hingga 1TB. Pengisian dayanya mendukung 90W melalui kabel dan 40W secara wireless. Di China, harga awal perangkat ini berada di 5.499 yuan atau sekitar US$821.
Spesifikasi Vivo X500
Vivo X500 menggunakan layar AMOLED datar berukuran 6,59 inci. Panel tersebut mempunyai resolusi 1.5K atau 2750 × 1260 piksel dan mendukung refresh rate hingga 144Hz. Refresh rate bisa berubah ke 30Hz, 60Hz, 90Hz, 120Hz, atau 144Hz sesuai kebutuhan.
Layar tersebut juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 4.000 nits. Penggunaan panel datar membuat Vivo X500 cukup menarik untuk penggunaan sehari-hari maupun bermain game, terutama bagi pengguna yang lebih nyaman dengan layar tanpa sisi melengkung.
Pada bagian kamera, Vivo X500 membawa sistem kamera ZEISS dengan konfigurasi yang cukup lengkap. Kamera utama memakai sensor Sony LYTIA-828 50MP berukuran 1/1,28 inci dengan aperture f/1.68 dan OIS. Kamera ini ditemani kamera ultra-wide 50MP serta telephoto 64MP.
Kamera telephoto tersebut menggunakan sensor Sony LYTIA 610 dengan focal length setara 72mm dan mendukung 3x optical zoom. OIS juga tersedia pada kamera telephoto, sementara kemampuan fokus hingga jarak 15 cm membuat kamera ini bisa digunakan untuk mengambil foto jarak dekat.
Vivo turut menyediakan aksesori zoom tambahan, termasuk ZEISS Teleconverter G2. Untuk perekaman video, Vivo X500 membawa fitur 8K Live video secara native. Perangkat ini juga mendukung video 4K Live dengan pilihan warna bergaya sinematik.
Dari sisi performa, Vivo X500 menjadi HP pertama yang menggunakan MediaTek Dimensity 9600M. Chipset tersebut dibuat dengan proses 3nm dan memiliki CPU delapan inti yang dipadukan dengan GPU Arm G1-Ultra.
Vivo memasangkan chipset tersebut dengan RAM hingga 12GB LPDDR5X Ultra dan penyimpanan hingga 1TB menggunakan teknologi UFS 4.1. Ada juga chip pengolah gambar Vivo V3+ yang membantu menangani proses foto dan video.
Salah satu bagian yang paling menonjol adalah baterainya. Vivo X500 mempunyai kapasitas 7.500mAh, tetapi tetap dibekali fast charging 90W dan wireless charging 40W. Jadi, kapasitas baterai yang besar tidak harus membuat proses pengisian menjadi terlalu lama.
Harga Vivo X500
Vivo X500 mulai dijual di China dengan harga 5.499 yuan untuk varian paling rendah. Jika dikonversikan menggunakan perkiraan kurs Rp2.300 per 1 yuan, harganya berada di sekitar Rp12,6 juta.
Namun, angka tersebut masih merupakan hasil konversi dari harga China dan bukan harga resmi Vivo X500 untuk Indonesia. Harga ketika perangkat masuk ke pasar lain dapat berubah karena pajak, biaya distribusi, konfigurasi memori, dan kebijakan harga masing-masing wilayah.
Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai harga resmi Vivo X500 di Indonesia. Begitu juga dengan ketersediaan versi global, yang masih perlu menunggu informasi lebih lanjut dari Vivo.
Vivo X500 hadir sebagai HP flagship yang membawa banyak fitur kelas atas meski berada di lini standar. Dimensity 9600M, layar AMOLED 144Hz, kamera ZEISS dengan sensor hingga 64MP telephoto, serta baterai 7.500mAh menjadi beberapa bagian yang paling menarik dari perangkat ini.
Dengan harga awal 5.499 yuan di China, Vivo X500 jika dikonversikan berada di kisaran Rp12 jutaan. Namun, harga tersebut belum bisa dijadikan patokan untuk pasar Indonesia. Untuk mengetahui harga resmi, pilihan varian, dan apakah Vivo X500 akan masuk ke Indonesia, masih perlu menunggu pengumuman resmi berikutnya.













