Persaingan smartphone flagship semakin sengit, dan Google siap ikut meramaikan dengan perangkat terbaru mereka, Google Pixel 10 Pro XL. Ponsel ini dijadwalkan rilis pada 28 Agustus 2025, membawa spesifikasi kelas atas, desain premium, serta dukungan software jangka panjang hingga tujuh kali upgrade Android. Buat yang penasaran, berikut detail lengkap spesifikasi serta perkiraan harga di Indonesia.
Spesifikasi Google Pixel 10 Pro XL
Google Pixel 10 Pro XL hadir dengan bodi kokoh berbahan Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan dan belakang, serta frame aluminium yang sudah tahan debu dan air (IP68). Layarnya menggunakan LTPO OLED 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 3300 nits, memastikan tampilan tetap jelas meski di bawah sinar matahari langsung.
Dapur pacunya ditenagai Google Tensor G5 (3nm) yang dipadukan dengan RAM 16GB dan penyimpanan internal 256GB, 512GB, hingga 1TB. Kamera utamanya terdiri dari tiga lensa: 50MP wide, 48MP periscope telephoto 5x zoom, dan 48MP ultrawide, lengkap dengan fitur Zoom Enhance, Pixel Shift, Ultra-HDR, dan perekaman hingga 8K. Kamera depannya beresolusi 42MP ultrawide, cocok untuk selfie maupun video call dengan hasil tajam.
Baterainya berkapasitas 5200mAh mendukung fast charging 45W, wireless charging 25W, serta fitur reverse wireless untuk mengisi perangkat lain. Pixel 10 Pro XL juga dilengkapi stereo speaker, USB-C 3.2, UWB support, hingga layanan Satellite SOS yang berguna dalam kondisi darurat.
Harga Google Pixel 10 Pro XL
Google resmi mengumumkan harga Pixel 10 Pro XL mulai dari $1.199. Jika dikonversi ke Rupiah (kurs sekitar Rp16.500 per USD), harganya diperkirakan berada di kisaran:
- Rp19,8 juta untuk varian 256GB
- Rp21,4 juta untuk varian 512GB
- Rp22,8 juta untuk varian 1TB
Dengan spesifikasi tinggi, kamera canggih, serta dukungan software panjang, Google Pixel 10 Pro XL jelas ditujukan untuk segmen premium yang mencari pengalaman Android terbaik.
Meski harganya cukup tinggi, fitur dan teknologi yang ditawarkan bisa jadi alasan kuat bagi pecinta gadget untuk meliriknya.
Tinggal menunggu apakah perangkat ini juga akan resmi masuk pasar Indonesia atau hanya tersedia lewat jalur impor.












