vivo dikabarkan sedang menyiapkan smartphone baru yang akan masuk ke jajaran iQOO Z Series, yaitu vivo iQOO Z11 Lite. Hingga saat ini perangkat tersebut memang belum diumumkan secara resmi, tetapi beberapa spesifikasi utamanya sudah mulai beredar di internet. Dari informasi yang muncul, ponsel ini tampaknya akan menyasar pengguna yang mencari HP 5G dengan baterai besar dan performa yang cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Selain membawa chipset MediaTek Dimensity 6300, vivo iQOO Z11 Lite juga disebut akan hadir dengan layar 120Hz, baterai berkapasitas 6.500 mAh, serta dukungan fast charging 44W. Berikut rangkuman bocoran spesifikasi vivo iQOO Z11 Lite yang saat ini beredar.
Spesifikasi vivo iQOO Z11 Lite
Berdasarkan bocoran yang beredar, vivo iQOO Z11 Lite akan mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, hingga 5G. Status perangkat ini masih sebatas rumor dan belum memiliki jadwal peluncuran resmi dari vivo.
Dari sisi desain, ponsel ini memiliki ukuran sekitar 167,4 x 77,1 x 8,4 mm dengan bobot 209 gram. Bagian depan menggunakan kaca, sedangkan frame dan penutup belakang dibuat dari material plastik. vivo juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP65, sehingga tahan terhadap debu dan cipratan air bertekanan rendah. Selain itu, perangkat ini disebut telah memenuhi standar MIL-STD-810H, meski bukan berarti dirancang untuk penggunaan ekstrem.
Untuk layarnya, vivo iQOO Z11 Lite membawa panel IPS LCD berukuran 6,74 inci dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan dikabarkan dapat mencapai 1.200 nits (HBM) sehingga layar tetap nyaman digunakan di luar ruangan. Resolusinya masih berada di angka 720 x 1600 piksel dengan rasio 20:9.

Pada sektor performa, HP ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300 yang diproduksi dengan proses fabrikasi 6nm. Prosesornya terdiri dari delapan inti dengan kombinasi dua Cortex-A76 berkecepatan hingga 2,4 GHz dan enam Cortex-A55 2,0 GHz. Sementara untuk pengolahan grafis menggunakan GPU Mali-G57 MC2. Sistem operasinya diperkirakan langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, serta dijanjikan memperoleh pembaruan Android hingga dua generasi.
Untuk penyimpanan, vivo iQOO Z11 Lite disebut akan hadir dengan kapasitas internal hingga 256GB dan RAM hingga 6GB. Pengguna juga masih bisa menambah ruang penyimpanan melalui slot microSD khusus.
Di bagian kamera, perangkat ini mengandalkan kamera utama 50MP yang ditemani lensa tambahan. Kamera belakang mendukung fitur LED Flash dan Panorama serta mampu merekam video hingga resolusi 1080p 30fps. Sementara di bagian depan tersedia kamera selfie 5MP yang dapat digunakan untuk foto maupun panggilan video.
Dari sisi audio, vivo tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm dan sudah melengkapi perangkat ini dengan speaker stereo. Untuk konektivitas tersedia Bluetooth, WiFi, GPS dengan dukungan berbagai sistem navigasi, port USB Type-C 2.0, OTG, serta infrared blaster. Sementara fitur NFC masih belum diketahui karena belum ada informasi resmi.
Keamanan perangkat mengandalkan sensor sidik jari yang ditempatkan di sisi bodi. Selain itu terdapat sensor accelerometer, proximity, dan kompas.
Salah satu daya tarik terbesar vivo iQOO Z11 Lite adalah baterainya. Smartphone ini dikabarkan menggunakan baterai 6.500 mAh yang didukung fast charging 44W. vivo mengklaim pengisian daya dapat mencapai sekitar 50 persen dalam waktu kurang lebih 36 menit. Selain itu, perangkat ini juga mendukung fitur reverse wired charging dan bypass charging untuk membantu mengurangi panas saat bermain game sambil mengisi daya.
Untuk pilihan warna, vivo iQOO Z11 Lite diperkirakan tersedia dalam dua varian, yaitu Solar Flame dan Midnight Blue.
Meski masih berstatus rumor, spesifikasi vivo iQOO Z11 Lite terlihat cukup menarik untuk kelas menengah. Kombinasi chipset MediaTek Dimensity 6300, layar 120Hz, baterai 6.500 mAh, serta pengisian cepat 44W membuatnya berpotensi menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas harian, hiburan, maupun bermain game ringan. Namun karena belum diumumkan secara resmi, seluruh informasi di atas masih bisa berubah sewaktu-waktu hingga vivo memperkenalkan perangkat ini secara global.











