Membuat plugin sendiri di TheoTown sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Dengan alat yang sederhana dan langkah yang tepat, kamu sudah bisa membuat bangunan buatan sendiri lalu memakainya langsung di dalam game. Panduan ini akan menjelaskan prosesnya secara runtut, mulai dari menyiapkan ukuran bangunan, menggambar aset, hingga memasukkan plugin ke TheoTown.
Menentukan Ukuran Bangunan Plugin

Langkah pertama sebelum menggambar adalah menentukan ukuran bangunan. Di TheoTown, ukuran bangunan menggunakan sistem tile:
- 1×1 tile
- 2×2 tile
- 3×3 tile
Satu tile mewakili 32 x 32 pixel. Jika kamu memilih ukuran 3×3, berarti total kanvas yang dibutuhkan adalah:
- 9 tile
- 32 x 9 = 288 pixel
Ukuran ini penting agar bangunan tidak terlalu besar atau terlalu kecil saat dimasukkan ke game.
Membuat Gambar Bangunan (Sprite)

Kamu bebas menggunakan aplikasi menggambar apa saja. Pada contoh ini digunakan aplikasi EB Spain, tetapi alternatif lain juga bisa dipakai. Langkah dasarnya:
- Buat kanvas sesuai ukuran pixel bangunan
-
Aktifkan grid agar proporsi tile terlihat jelas
- Pastikan Interpolation Zoom dimatikan supaya gambar tidak blur
- Import template tile sebagai panduan
- Turunkan opacity template dan letakkan di layer paling bawah
- Mulai menggambar bangunan sesuai selera
Disarankan menggunakan layar besar seperti tablet atau laptop agar detail lebih rapi, tetapi HP tetap bisa dipakai untuk sekadar belajar.
Menyimpan Gambar Plugin
Jika gambar sudah selesai:
- Simpan dalam format gambar (PNG disarankan)
- Pastikan ukurannya tidak berubah dari ukuran awal
- Gunakan nama file yang mudah dikenali
Gambar ini nantinya akan digunakan sebagai tampilan bangunan di TheoTown.
Membuat Plugin Lewat Website Plugin TheoTown

Setelah gambar siap, lanjut ke website pembuat plugin TheoTown. Isi data berikut:
- Nama Plugin: bebas
- Deskripsi: bebas
- Author: nama pembuat
- Kategori Bangunan: sesuaikan fungsi (contoh: Education, Service, dll)
Jika bangunanmu bertema kampus atau sekolah, pilih kategori Education.
Mengatur Atribut Bangunan
Setelah menambahkan gambar:
- Sesuaikan Width dan Height sesuai jumlah tile
- Tentukan fungsi bangunan (aktif atau dekorasi)
- Atur kapasitas orang (contoh: 100 orang untuk bangunan besar)
- Tentukan Build Time (misalnya 5 hari)
Semua pengaturan ini bersifat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan konsep bangunanmu.
Mengekspor Plugin TheoTown
Jika semua sudah benar:
- Export plugin dalam bentuk file ZIP
- Jangan diekstrak
- Simpan file tersebut di penyimpanan HP atau PC
File ZIP inilah yang akan dimasukkan ke game.
Memasukkan Plugin ke TheoTown
Langkah selanjutnya:
-
Buka aplikasi File Manager
-
Masuk ke folder TheoTown
-
Buka folder plugin
-
Pindahkan file ZIP plugin ke dalam folder tersebut
-
Jangan diekstrak
- Restart game TheoTown
Setelah game dibuka kembali, plugin akan otomatis terbaca.
Menggunakan Plugin di Dalam Game
Di dalam game:
- Cari bangunan sesuai kategori yang kamu pilih tadi
- Contoh: jika memilih Education, buka menu Education
- Bangunan plugin akan muncul di daftar
- Tempatkan di lahan kosong dan bangun seperti biasa
Jika build time selesai, bangunan plugin buatanmu sudah bisa digunakan.
Tips Agar Plugin Lebih Rapi dan Menarik
Beberapa tips tambahan:
- Gunakan warna yang konsisten
- Hindari detail terlalu kecil
- Sesuaikan skala bangunan dengan bangunan default TheoTown
- Coba dulu di city kecil sebelum dipakai di kota utama
Semakin sering mencoba, hasil plugin akan semakin bagus.
Membuat plugin sendiri di TheoTown adalah cara terbaik untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menambah variasi bangunan di kota buatanmu. Walaupun awalnya terlihat rumit, prosesnya sebenarnya cukup sederhana jika dilakukan langkah demi langkah. Setelah memahami dasar ini, kamu bisa mengembangkan plugin yang lebih kompleks dan bahkan membagikannya ke pemain lain.
















