Rumor soal ZTE Blade V80 Pro mulai muncul dan dari data awal yang beredar, perangkat ini terlihat ditujukan untuk pengguna yang butuh hp terjangkau dengan spek lumayan lengkap.
Walau belum rilis resmi, beberapa detail utama sudah cukup jelas, termasuk layar besar, kamera 108MP, dan baterai yang cukup besar untuk pemakaian harian.
Dengan target rilis pada Desember 2025, perangkat ini mulai menarik perhatian karena membawa Android terbaru dan opsi penyimpanan besar yang jarang ditemui di kelasnya.
Spesifikasi ZTE Blade V80 Pro
ZTE Blade V80 Pro hadir dengan layar IPS LCD 6.75 inci yang sudah mendukung refresh rate 120Hz. Resolusi layarnya berada di angka 900 x 1940 dengan tingkat kecerahan maksimal sampai 1000 nits.
Secara ukuran, bodinya punya dimensi 166 x 79 x 7.7 mm dengan bobot sekitar 195 gram. Materialnya menggunakan bagian depan kaca serta frame plastik. Perangkat ini juga punya sertifikasi IP64 yang memberi proteksi terhadap debu dan percikan air.
Untuk chipset, perangkat ini memakai Unisoc T7280 dengan fabrikasi 12 nm yang dipasangkan dengan GPU Mali-G57 MP1. RAM yang ditawarkan sebesar 8GB dengan memori internal 256GB, serta masih tersedia slot microSDXC untuk penyimpanan tambahan.
Bagian kameranya cukup menarik karena membawa kamera utama 108MP dengan dukungan PDAF serta beberapa lensa tambahan. Perekaman videonya mentok di 1080p 30fps. Kamera depan beresolusi 16MP dan juga mendukung rekaman video 1080p.
Sektor baterai memakai kapasitas 5000 mAh dengan dukungan fast charging 22.5W serta fitur reverse charging 10W. Port yang digunakan adalah USB Type-C. Untuk fitur lain, perangkat ini punya fingerprint di sisi samping, dual SIM, Wi-Fi ac, Bluetooth 5.2, speaker, dan jack audio 3.5mm.
Melihat bocoran awal ini, ZTE Blade V80 Pro tampak diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat dengan kamera besar, baterai tahan lama, dan memori lega.
Walau spesifikasi chipsetnya bukan yang paling kuat, kombinasi fitur dan banderol harga nanti akan jadi faktor penentu apakah perangkat ini bisa bersaing di pasar. Jika rilis sesuai jadwal, perangkat ini bisa jadi salah satu opsi baru di segmen mid-range Android 2025.












