Banyak pengguna Xiaomi yang merasa penggunaan ponsel hanya sebatas bawaan pabrik belum cukup. Sebagian ingin kontrol penuh, seperti memasang custom ROM, melakukan root, atau mencoba fitur tersembunyi yang tidak tersedia secara default. Untuk bisa melakukan semua itu, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membuka bootloader.
Dengan hadirnya sistem baru HyperOS, banyak yang penasaran apakah cara unlock bootloader berbeda dari MIUI. Kabar baiknya, prosesnya hampir sama. Namun, ada batasan penting: unlock hanya bisa dilakukan pada perangkat Global, sedangkan model China tidak mendukung fitur ini. Jadi pastikan dulu tipe perangkat sebelum memulai.
Kenapa Harus Unlock Bootloader?
Pertanyaan yang sering muncul adalah: apa manfaat unlock bootloader? Jawabannya sederhana, kebebasan. Dengan bootloader terbuka, kamu bisa:
- Menginstal custom ROM yang lebih ringan atau punya fitur tambahan.
- Root ponsel untuk mendapat akses superuser.
- Memasang mod yang memberi kustomisasi lebih dalam.
- Flash kernel untuk performa atau baterai lebih baik.
- Melakukan update manual tanpa menunggu rilis resmi Xiaomi.
Tapi perlu diingat, unlock akan menghapus semua data di ponsel. Kalau salah langkah, bisa muncul masalah. Karena itu, backup data sebelum mulai adalah hal paling penting.
Syarat Unlock Bootloader HyperOS
Xiaomi punya aturan yang wajib dipenuhi sebelum bisa unlock:
- Perangkat harus versi Global. Model China tidak bisa.
- Wajib pakai SIM fisik, bukan hanya eSIM.
- Akun Xiaomi harus berusia minimal 30 hari.
- Satu akun hanya bisa unlock satu perangkat per tahun.
- Semua data akan terhapus, jadi lakukan backup terlebih dahulu.
Langkah-Langkah Unlock Bootloader
1. Ajukan Izin Unlock
- Unduh aplikasi Xiaomi Community.
- Ubah region ke Global.
- Login dengan akun Xiaomi.
- Cari menu Unlock bootloader lalu pilih Apply.
- Jika muncul pesan limit harian, coba lagi setelah jam 12 malam waktu China.
2. Aktifkan Developer Options
- Pastikan terhubung ke data seluler, bukan Wi-Fi.
- Masuk ke Pengaturan > Tentang ponsel.
- Ketuk beberapa kali versi HyperOS sampai muncul pesan You are now a developer.
- Buka Pengaturan tambahan > Opsi pengembang.
- Aktifkan OEM unlocking dan USB debugging.
3. Bind Akun Xiaomi
- Masuk ke Developer options > Mi Unlock status.
- Setujui peringatan lalu pilih Add account and device.
- Lakukan dengan data seluler.
- Jika berhasil, akan muncul notifikasi bahwa akun sudah terhubung.
- Xiaomi akan memberi waktu tunggu sekitar 72 jam (kadang lebih).
- Selama masa tunggu, jangan reset HP, cabut SIM, atau ubah data akun.
4. Proses Unlock Bootloader

- Unduh dan instal Mi Unlock Tool di PC.
- Login dengan akun Xiaomi yang sama di ponsel.
- Matikan HP lalu masuk ke Fastboot Mode (tekan Power + Volume Down).
- Sambungkan HP ke PC dengan kabel USB.
- Klik Unlock di Mi Unlock Tool.
Tunggu proses selesai, HP akan restart, data terhapus, dan bootloader terbuka.
Apa yang Bisa Dilakukan Setelah Unlock?
Setelah bootloader terbuka, kamu bisa melakukan banyak hal, misalnya:
- Pasang custom ROM populer seperti Pixel Experience atau LineageOS.
- Root HP menggunakan Magisk.
- Instal kernel atau mod khusus.
- Gunakan tool backup dan recovery lanjutan.
Namun ada catatan penting: beberapa aplikasi, terutama aplikasi perbankan atau streaming, mungkin menolak berjalan di perangkat dengan bootloader terbuka. Solusinya, gunakan fitur Magisk Hide untuk menyembunyikan status root.
Unlock bootloader di HyperOS memberi kebebasan penuh untuk mengutak-atik ponsel Xiaomi sesuai kebutuhan. Meski begitu, proses ini tetap punya risiko, mulai dari data terhapus hingga aplikasi tertentu yang tidak bisa digunakan. Jika kamu siap dengan konsekuensinya dan mengikuti langkah dengan benar, unlock bootloader bisa menjadi pintu masuk untuk pengalaman Android yang lebih personal.


















