Samsung resmi merilis Galaxy A56 pada 10 Maret 2025. Hadir di kelas menengah, perangkat ini membawa desain premium dengan performa yang cukup mumpuni.
Dengan dukungan Android 15 dan jaminan update besar hingga 6 kali, Galaxy A56 jadi salah satu pilihan menarik untuk pengguna yang ingin ponsel awet dalam jangka panjang.
Spesifikasi Samsung Galaxy A56
Galaxy A56 hadir dengan layar Super AMOLED 6,7 inci beresolusi 1080 x 2340 piksel. Layarnya sudah mendukung refresh rate 120Hz, HDR10+, dan kecerahan puncak mencapai 1900 nits. Untuk perlindungan, Samsung membekalinya dengan Corning Gorilla Glass Victus+.
Dari segi performa, perangkat ini menggunakan Exynos 1580 (4nm) dengan GPU Xclipse 540. Konfigurasi RAM cukup beragam, mulai dari 6GB hingga 12GB, dengan penyimpanan internal 128GB atau 256GB yang sudah memakai teknologi UFS 3.1.
Di sektor kamera, Galaxy A56 membawa tiga kamera belakang:
- 50 MP (wide, OIS)
- 12 MP (ultrawide, 123°)
- 5 MP (macro)
Kamera utamanya mendukung perekaman 4K 30fps dan 1080p hingga 60fps. Untuk kamera depan, tersedia sensor 12 MP yang juga bisa merekam video hingga 4K 30fps.
Baterai ponsel ini berkapasitas 5000 mAh dengan pengisian cepat 45W, yang mampu mengisi 65% dalam 30 menit.
Fitur lain yang tersedia termasuk sensor sidik jari di bawah layar, stereo speaker, Circle to Search, hingga sertifikasi IP67 yang tahan air dan debu.
Harga Samsung Galaxy A56
Saat rilis, harga Samsung Galaxy A56 dibanderol sekitar:
- Rp5.200.000 (128GB / 6GB RAM)
- Rp5.600.000 (128GB / 8GB RAM)
- Rp6.000.000 (256GB / 8GB RAM)
- Rp6.500.000 (256GB / 12GB RAM)
Harga ini bisa berbeda tergantung wilayah dan distributor.
Dengan kombinasi layar berkualitas, performa stabil, kamera lengkap, dan baterai besar, Samsung Galaxy A56 jadi salah satu pilihan menarik di kelas menengah 2025. Bagi yang mencari ponsel stylish dengan dukungan update panjang, seri ini layak masuk daftar pertimbangan.


















